Laman

Jumat, 06 April 2012

^ Kau yang tlah melahrkan ku

^ Kau yang tlah melahrkan ku
kau curahkn sgla.a
Dengan sbar
engkau bimbing ku
Tanpa knaL lelah engkau gendoNg ku
Tak kau lepaskan ku dlam stiap pelukan mu
Tak pernah kau skiti dan Lukaiku
Tak kau hiraukn panas.a matahari menyengat akan tubh mu
Tak kau hirauan anggun.a gerimis bahasi wajah mu
Tak kau hiraukan cucuran keringat dlam tubuhmu

kau slalu ada ktka ku murung, tenggelam dlam keraguan

dEmi aku
kau korbn kn sgla.a

letih mu karena ku
ku tau engkau slalu b.cucuran air mata
kan ku ganti dengan kbahagian.n

Bunda . .
Maaf kan aku
senantiasa ku panjatkan do'a untuk mu bunda
Tak mungkn ku bls ksh sayang mu

Bunda ku menyayangi mu

Ya AlLah. . .
Ampuni dosa.a
syangilah ia seperti menyayangi ku . .

Ya AlLah . .
Berilah ia slalu kebahagian, ingn ku ukir slalu senyum.a

HAPPY MOTHER DAY. . .^_^

SyukroN bunda
ana uhibbuki . .^_^
Lupph yOu BUNDA <3

experience


NUR AIDA FAJRIYANTI
IPA-BIOLOGI A

TAK LIBURAN PUN TAK APA-APA
            Ujian semester telah ku lewati. Pembagian raport yang  telah lama ku  nanti akhirnya datang menghampiri ku. Kini Liburan pun bersedia menjemputku. Akhirnya semua penantian panjang yang telah hadir kembali menyelimuti diriku, kini aku bisa merasakan tidur di kasur yang empuk, makan-makan yang enak, bisa  nonton tv, jalan-jalan,  kumpul bareng keluarga, manja-manjaan ma Ibu. Dan masih banyak hal yang ku lakukan yang bisa  membuat hati ku senang. “ Ibu, Bapak, Aida kangennnnnnnd” , , , itulah rentetan khayalan yang terbesit dalam benak ku ketika liburan telah tiba.
Hamper 6 bulan ku meninggalkan kampung halamanku untuk menimba ilmu. Perjalanan putih abu-abu, ku sangat tertarik dengan kegiatan organisasi, yaitu PASKIBRA. PASKIBRA adalah kegiatan yang sangat menarik bagiku, karena PASKIBRA lah kini aku masih bisa tetap bertahan di daerah orang dan memberikan semangat bagi ku untuk tetap aktif dalam organisasi sekolah.
Hmmmmmm, , , sedikit ku ceritakan awal masuk ku  berkecimbung di dunia  PASKIBRA.
Ketika Masa Orientasi Sekolah telah terlaksana, kegiatan sekolah pun akan dimulai. Tak terasa diriku telah mengijak dewasa. Putih biru yang dulu masih ku kenanakan kini telah berganti dengan putih abu-abu. Tak terasa Pembelajaran di sekolah pun telah dimulai. Ketua kelas pun  mengatakan :“teman-teman ada audisi Pengibaran Bendera untuk memperingati 17 Agustustus nihh,, kalau ada yang berminat silahkan mendaftar diri ke secretariat PASKIBRA.”
Hati ku merasa bahagia ketika mendengar pengumuman tersebut. Tanpa piker panjang aku pun berminat untuk mengikuti audisi itu. Aku pun langsung menawarkan kepada teman-temanku untuk mengikuti audisi tersebut, tapi semua itu sia-sia, semua temanku tak ada yang berminat mengikuti audisi tersebut.
“ Hueue, , kenapa nggak da yang mau sih. . . masa aku sendirian?? Hemmm, , , apa boleh buat, aku harus berani, semangatttttt” kataku dalam hati.
Dengan penuh keyakinan ku langkahkan kaki ini menuju tempat audisi PASKIBRA, dengan kepasrahan dan tekad kuat ku, kini ku berdiri mengikuti audisi tersebut. Audisi pun berlangsung, begitu menegangkan dan membuat jantung ini berdebar begitu kencang, tak ku sangka akhirnya pengorbananku tak sia-sia dengan perasaan bahagia akhirnya aku diterima dan menjadi anggota PASKIBRA.
“Alhamdulillah, terima kasih ya Allah” ucap ku syukur

Huuumppp.. Kembali ke cerita awal .
 Disela-sela hari bebas setelah ujian semester ada kegiatan yang diselenggrakan OSIS seperti footsal bagi siswa dan basketball bagi siswi. Pada saat itu aku kelas 3 Aliyah, detik-detik untukku  meninggal sekolah ini. Banyak moment-moment sedih, indah,  nano-nano yang sangat sulit untuk ku lupakan.
Tiba-tiba hp ku berdering dan itu telah membuyarkan seluruh lamunan ku, ku buka perlahan message dari Pembina PASKIBRA “Da di tunggu bpk di ruang PASKIBRA kasih tau juga  teman-teman yang lain, sekarang”. Tak menunggu lama aku segera menuju ruang PASKIBRA, teryata  Teman-teman anggota PASKIBRA sudah berkumpul di sana. Sebut saja pak Agus Pembina PASKIBRA itu. “Alhamdulillah sekolah kita di beri kepercaayann untuk mengibarkan bendera dalam rangka Ulang Tahun Departemen Agama Kabupaten Cirebon yang ke 63 tahun pada tanggal 3 Januari nanti” katanya begitu bahagia, tanpa aba-aba kami pun bersorak gembira.  “HOREEEEEEE”. Aku tersadar artinya aku tak bisa menikmati masa liburan ku, kini kebahagian itu telah berganti dengan kesedihan. Hiks hiks. . .gumamku dalam hati. Bapak harap kelas 3 untuk mengikutinya. Kita mulai latihan sehari sesudah dibagikan raport. Pak Agus pun meninggalkan ruangan PASKIBRA.
‘Oooooohhh tidakkkk , , , nggak mau, ku pengen pulang’ keluhku dalam hati.  Kini semua rencana yang tersusun rapi telah hancur berantakan.
Akhirnya hari pembagian rapor pun tiba, aku tak ingin ke sekolah tapi disisi lain ku ingin tau berapa hasil yang ku capai. Waktu telah menunjukkan Jam 09.00 tepat, ku langhkahkan kaki ini menuju sekolah. Semua teman-teman ku telah  berkumpul di depan kelas untuk mengetahiu berapa nilai yang telah mereka dapatkan.
“ aida dari mana aja??” tadi kamu di cariin pak Agus ma Kepsek tuch, udah berapa kali pak Agus  kesini nyariin kamu. Ucap salah satu temanku. Iyya makasih jawabku singkat
Huaaaahhhhhhhhh. . . hati ku menjerit. . . . aduhhh kok jadi di kejar-kejar kaya maling gini sih. Huffft, , , gumam ku dalam hati
Tak terasa, hasil ujian pun telah di bagikan. ‘Alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan’. “Meth liburan ya teman-teman, jangan lupa pada bawa oleh-oleh nanti kita makan bareng-bareng”. Kata Anis begitu bahagia
“Akhhh…. Kamu enak bisa pulang,  aku nggak pulang nih , , , masih ada tugas Negara tw” Gaya loe, ,  mang tugas apa sih??? Kata Effa
“ hufft Ku harus ngibarin bendara ultah DEPAG, emmm, , , pengen pulangg!!!” ucapku manja
“Hahahahaha, , kasian bangetts sih, , , sabar bae ya,, , sukses lah”, jawab teman-teman ku. . .
“Huhuhuhuhu”, kata ku galak
Akhirya teman-teman saling  berpamitan untuk pulang ke kampung halaman mereka masing-masing. ‘Huhuhuhu, , , ku di tinggal sendirian disini’ gumam ku sedih
Hari hari latihan pun telah dimulai, , ,pagi pagi di beri sarapan 3x lari lapangan ranggajati, sorenya pun kami mendapatkan oleh-oleh lari juga. Cacian, kena marah, bending, push up kini telah menjadi makanan harian ku  dalam persiapan pengibaran.
Capeeeeeeeee. . . itulah yang ku rasakan selama 10 hari hari. Muka udah kayak udang goreng, kulit tak kalah seperti orang Papua.  Tidakkkkkkkkkk, , , tak terasa -2H, , benar- benar berat yang ku rasakan. “ Jangan sampe latihan cape-cape, pas ngibrin bendara gagal. Yang malu kalian semua, sekolah juga malu, bawahlah nama baik sekolah”. Kini semangat ku mulai membangkit, rasa cape pun kini telah menghilang. Alhamdulillah -1H libur, ya  lumayan wat istrahat kata ku senang.
Waktu telah bergulir begitu cepat, untuk persiapan aku dan teman-teman menginap di Asrama sekolah. Semua persiapan mulai dari pakaian, aksesoris paskibra sudah di persiapkan. Tak sabar rasanya aku menunggu  hari esok datang. ‘Bismillah semoga acaranya suskses dan dapt membawa nama harum sekolah”.
Malam harinya kami di bekali nasehat-nasehat oleh Pembina maupun kepala sekolah. “Terima  kasih kepada anak-anaku  karena  sudah meluangkan waktu libur kalian untuk acara ini dan telah membawa baik nama sekolah, Bapak harap kalian tidak bosan. Setelah acara ngibarin bendera selesai , silahkan kalian atur waktu saja kita pergi ke BANDUNGya itumg-itung  sebagai ganti liburan kalian”, kata kepala sekolah bijak
Horeeeeeeeeeeeeee. . . . serentak anak-anak menjawab.
Pagi pun tiba, persiapan yang kami lakukan  sudah matang. Pukul 07.30 kami berangkat menuju lapangan Ranggati SUMBER. Rasa deg-degan kini telah menyelimuti ku dan teman-temanku. “Mari kita berdo’a bersama-sama semoga pengibaran bendera yang kita lakukan  diberi kelancaran tak ada hambatan apapun . Berdo’a mulai... Amien.  
Rangkaian acara upacara  telah terlaksana. “ Pengibaran  bendera merah putih di iring cord music oleh petugas”, ucap protocol
Gerak langkah kaki kami telah menghiasi seluruh area lapangan dan akhirnya pengibaran pun telah selesai dengan sukses dan lancar.  ‘Alhamduliilah,  Upacara kini telah selesai di selenggarakan. Kita berphoto bersama dengan Kepala Sekolah serta KANDEPAG. “Terima kasih Pengibaran Bendera berjalan begitu sukses, Bapak akan abadikan photo ini”, ucap KANDEPAG dengan bangga. Kini hanya rasa senang yang ku rasakan, tak sia-sia aku mengabaikan waktu liburan ku.

*5 hari kemudian*
Akhirnya hari yang ku tunggu telah datang, hari ini adalah hari dimana aku dan teman-teman pergi  ke BANDUNG. Disana kami berniat menghilangkan rasa penat, cape yang telah kami rasakan selama kami latihan. ‘Hahahaiiiiiiii , , , Asyikkkkk. . . nyampe juga di villa ciwidey. . begitu sejuk udara bandung yang dirasa, indahnya alam  ini’. Kata ku senang. Untuk hari ini  Kami mengeliling sekitar villa dan berenang saja karena waktu sudah sore.
Ke esokan harinya kami menuju Kebun Teh, , amboiiiiiii, , ,begitu indah pemandangannya, kemudian di lanjutkan pergi ke  Kebon Strawberry, seruuuuuu ,,, merah-merah dan gede-gede sekali stawberynya.  Setelah itu kami menuju Situ Patenggang Batu Cinta dengan keindahannya. Selama perjalan itu kami ditemani oleh hamparan kebun teh yang begitu rapi nan indah.
Indah niann pemandangan Situ Patenggang, udaranya yang sejuk begitu terasa. Kabut tebal menimbulkan pemandangan yang sangat indah. Situ Patenggang adalah danau yang begitu luas yang ditengahnya terdapat seprti hutan namun begitu indah dengan bentuk seperti love biasa di kenal dengan sebutan “Batu Cinta”. Untuk menuju ke Batu Cinta menggunakan perahu layar dengan membayar Rp. 10000. ‘SubhanaAllah begitu Indah ciptaan-Mu, menakjubkan sekali’, gumam ku.  Kami berputar mengelililing Batu Cinta, berphoto untuk dijadikan kenangan. Setelah puas berkeliling akhirya kami kembali melanjutkan perjalanan untuk pulang ke rumah.
Ternyata semua pengorbananku tak sia-sia, terima kasih ya Allah atas nikmat yang Kau berikan pada ku.









perempuan dan kekuatan

Perempuan dan Kekuatan
            Salah satu topik pembicaraan masyarakat dalam pengkipraan perempuan pada saat ini adalah dikenal dengan GENDER. Apasih pengertian dari Gender ?
            Zaman sudah modern bahkan sudah sangat modern, tetapi sayup-sayup pandangan miring masih saja terdengar dalam telinga kita. Bahwasanya “ Tempat Perempuan adalah rumah”. Apakah hanya di rumah saja tempat perempuan? Apkah perempuan dikodratkatan menjadi orang yang pasif saja? Ohhhh ,, ,,  TIDAK BISA !!. Jika perempuan hanya pasif saja dalam maka kemunduran lah yang terjadi dalam lingkungan masyarkat dan negara. Lalu bagaimana dengan islam? Oleh karena itu, pernan perempuan tidak kalah di perlukan dalam membangun sendi-sendi kehidupan masyarakat baik agama dan negara.
Ketika zaman Rasulullah perempuan tidak diharapkan untuk tercipta di dunia, bahkan di kubur hidup-hidup, perempuan di perlakukan semena-semena, di aniyaya, di siksa, ada juga yang di pertukarkan seperti barang-barang yang tak layak pakai. Astagfirullah  . .. .. akan tetapi subhanaallah, Nabi Muhammad yang telah mendobrak, membebsakan perempuan dari penghianatan besar dari kaum jahiliyah.
Perempuan adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah dari tulang rusuk pria yang bengkok. Oleh karena, ia janganlah dibiarkan terus  bengkok karena bisa sulit di arahkan atau dipaksa untuk lurus, karena bisa patah. Dalam  artian, perempuan perlu bimbingan dan arahan agar ia tidak lemah dan kuat bertahan. Dalam sebuah pembahasan tentang perempuan, dinyatakan bahwa perempuan sulit menjadi seorang yang unggul dalam kepimpinan. Karena, perempuan cenderung lebih menggunakan perasaan dibandingkan dengan logika dalam memutuskan sebuah keputusan.
Berbeda dengan lelaki, lelaki benyak mengambil keputusan melalui logika daripada perasaannya. Hal ini memang dirasakan betul oleh orang banyak. Namun, terlepas dari kelemahan-kelamahan oleh perempuan, realitanya perempuan adalah makhluk tangguh dan kuat. Setiap perempuan berpotensi sebagai calon ibu. Tidak bisa dipungkiri semua ibu adalah perempuan yang hebat yang telah mengorbankan banyak hal untuk anak-anaknya, bahkan nyawa. Seorang ibu harus melewati masa mengandung dimana ia harus membawa anak dalam perutnya selama kurang lebih 9 bulan. Masa berikutnya adalah melahirkan. Disinilah fase kekuatan seorang perempuan kembali diperlihatkan. Ibu mengorbankan hidupnya demi buah hatinya agar bisa menatap dunia. Setelah itu seorang ibu mengasuh anak, merawat, dan kemudian mendidiknya sehingga anak pandai berjalan, berlari, berbicara, mengetahiu banyak hal yang sebulmnya anak tidak tahu.
Selain kekuatan perempuan tersebut, perempua merupakan pionir peradaban. Disebutkan bahwa ibu adalah “ummul madrosah”, yakni pendidik pertama bagi anaknya. Jadi katanya, apabila seorang berhasil mendidik anaknya maka ia berhasil mencetak generasi-generasi yang memajukan sebuah peradaban atau sebaliknya. Dalam hal semacam ini, maka seorang ibu atau perempuan manapun diharuskan menjadi perempuan yang cerdas baik secara intelektual, emosional apalagi spiritual.
Islam sama sekali tidak memandang rendah perempuan. Sebaliknya, Islam sangat menjunjung tinggi perempuan. Dimana dalam sabda nabi Muhammad disebutkan bahwa ketika ada seorang sahabat bertanya, siapa orang yang kita hormati setelah kita patuh kepada Allah dan Rasul, dan nabipun menjkawab ibu sebanyak tiga kali setelah itu barulah ayah.
Bukan tanpa alasan, nabi berkata demikian. Mengingat betapa tangguhnya dan kuatnya seorang perempuan dalam mengarangi kehidupan, seperti dipaparkan di atas.
Oleh karena perempuan tidak boleh dipandang sebelah mata. Perempuan memiliki peranan yang sama besar dengan laki-laki. Ia dapat bekerja sama dengan laki-laki untuk membangun sebuah perdaban yang lebih baik. Maka, untuk mencapai hal tersebut perempuan harus belajar, harus cerdas, harus aktif dan menjadi perhiasan indah. Bukankah wanita adalah perhiasan dunia yang paling baik. Sudahkan kita sebagai perempuan menjadi perhiasan yang baik dan indah itu?

Referensi
M. Quraish Sihab. Perempuan.lentera hati. 2010. Tangerang
Tim lina. Jadi Muslimah kudu sukses. 2005. Syaamil. Bandung.

Minggu, 01 Januari 2012

laporan zoo aver porifera dan coelenterata


PORIFERA DAN COELENTERATA
Dosen : Eka Fitria, S.Si M.Pd


15957_1067635268516_1755113621_154997_2922723_n
 



                                                                                                                                      


Oleh    :
                                    Nama          :    Nur Aida Fajriyanti
                                    NIM           :    1410160025
                                     Kelas         :    Biologi A/III
                                    Kelompok :    II
                                    Asisten       :    Aryono
                                                            Siti Yuni. S

LABORATORIUM BIOLOGI
JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SYEKH NURJATI
CIREBON
2011
PORIFERA DAN COELENTERATA
I.                   Tujuan
1.      Mengenal obyek Porifera dan coelenterata
2.      Menempatkan obyek Porifera dan coelenterata pada kedudukan taksonominya
II.                Dasar Teori
1.      Filum Porifera
Berdasarkan sejarah embrionalnya dan ciri-ciri khusus yang di miliki oleh porifera beberapa ahli memasukkan porifera ke dalam kelompok parazoa atau hewan sampingan. Sebagian besar porifera hidup di laut kecuali famili Spongillidae yang hidup di air tawar. Secara umum poifera memliliki ciri-ciri khusus antara lain :
a.       Tubuh memiliki banyak pori yang merupakan system saluran air yang menghubungkan bagian luar dan bagian dalam tubuh
b.      Tidak memiliki alat gerak
c.       Sistem pencernaan berlangsung secara intraseluler
d.      Tubuh di sokong oleh mesenchim dan spikula-spikula atau bahan serabut yang tersusun dari bahan organik
e.       Struktur tubuh di bagi atas tiga tipe yaitu ascon, sycon, dan rhagon.
f.       Bersifat holozoik maupun saprozoik
g.      Berkembangbiak secara seksual dan aseksual
Klasifikasi filum ini berdasarkan bahan dasar pembentuk tubuhnya dan tipe spikulanya
a.       Kelas Calcarea atau Calcispongi (spikula berkapur)
Hidup di laut (pantai yang dangkal), kerangka tubuh tersusun dari bahan kapur (CaCO3). Contoh Leucosoplenia, Scypa, Grantia.
b.      Kelas Hexactinelida atau Hyalospongiae
Hidup di laut yang dalam, tubuh tersusun daribahan silikat, dan spikula tipe hexaxon. Contoh : Eupletella, Hyalonema.
c.       Kelas Demospongiae
Hidup di air tawar, kerangka tubuh ada yang tersusun dari bahan silikat atau bahan sponging atau campuran silikat dan sponging, spikula tipe tertra axon atau tanpa spikula contoh: Oscarella, Spongilla.
2.      Filum Coelenterata
a.       Kelas Hydrozoa
Hidup di air tawar dengan menempel pada objek yang ada di dalam air misalnya akar tumbuhan air, hidup soliter, tubuh berbentuk silindris yang dapat dijulurkan dan dipendekkan. Contoh : Hydra, Obelia, Hydractinia.
b.      Kelas Scypozoa
Sesuai dengan namanya kelompok hewan ini memiliki tubuh yang berbentuk seperti mangkuk. Contoh : Aurelia aurita.
c.       Kelas Anthozoa
Semua anggota kelas ini hidup di laut, dari daerah intertidal sampai kedalaman 6.000 meter terutama di perairan yang hangat. Hanya memiliki fase polip karena fase medusanya telah tereduksi. Hidup menetap dan menempel pada objek yang terdapat di dasar laut. Contoh : Tubipora, Gorgonia, Cerianthus, Acropora, Fungia, Montipora.

III.             Alat Dan Bahan



ë  Alat :
1.      Mikroskop,
2.      gelas objek,
3.      gelas penutup,
4.      pipet tetes
ë  Bahan :
1.      larutan HCl,
2.      Hydra,
3.      Koral,
4.      Spongia,
5.      Spikula,
6.      Bermacam-macam karang



IV.             Langkah Kerja
a.       Cara mencari Hydra di alam
Karena di tumbuhan eceng gondok yang kami bawa tidak terdapat Hydra maka kami menggunakan preparat awetan untuk mengamati Hydra, kemudian menggambarnya dan membuat klasifikasinya.
b.      Pengamatan spikula
·         Mengambil sedikit rangka tubuh porifera, meletakkan pada objek dan menetesinya dengan larutan HCl.
·         Mengamati dengan mikroskop, menggambar macam-macam spikula yang teramati.
·         Berdasarkan spikula tersebut, kemudian menentukkan kedudukan taksonominya.
c.       Pengamatan sponge
·         Mengambil sedikit sponge, mencucinya dengan air bersih, kemudian menipiskannya hingga satu lapis dengan menggunakan silet.
·         Meletakkan pada gelas onyek, memberi sedikit air dan mengamati dengan mikroskop.
·         Mengambil sponge, menetesinya dengan larutan HCl, kemudian mengamati apa yang terjadi.
d.      Pengamatan Koral
Menggambar dan menyebutkan tipe koral yang tersedia kemudian menentukkan klasifikasi dalam kedudukan taksonominya.







V.                Hasil Pengamatan
NAMA DAN GAMBAR
PERBESARAN
KETERANGAN
1.      Spongila sp







10 x 40
-          Hanya satu spikula yang terlihat
-          Spikula monoakson




2.      Halinchondria
10 x 40
-          Tergolong kelas Demospongiae
-          Spikula berujung dua






3.      Scypha sp
Makrokopis
-          Merupakan kelas Calcarea
-          Bertipe sycon
-          Tubuhnya tersusun dari bahan silikat
-          Memiiki spikula dai zat kapur




4.      Leucosolenia sp
Makrokopis
-          Tergolong dari kelas Calcarea
-          Bertipe ascon
-          Tubuhnya tersusun dari bahan kapur (CaCO3)


5.      Eupletella sp
10 x 10
-          Tergolong dari kelas Hexactinelida
-          Bertipe rhagon
-          Tubuhnya tersusun dari bahan silikat



6.      Hydra sp
10 x 10
-          Hydra sp biasanya menempel pada akar enceng gondok
-          Hydra sp berwarna hijau transparan
-          Hidupnya di air tawar





VI. Pembahasan
            Praktikum kali ini , membahas tentang Filum Porifera dan Coelenterata. Pengamatan yang pertama yaitu menyayat spons kemudian menetesi dengan larutan HCl lalu diamati dengan menggunakan mikroskop dengan perbesaran 10x40, gambar yang dihasilkan seprti rongga terdapat spikula satu akson tidak ada yang lain. Spikula satu akson disebut dengan monoakson.
Hewan spons merupakan hewan menetap sangat jarang keliatan bergerak. Semua hewan spons digolongkan dalam filum porifera dan hampir semuanya berhabitat di airt laut. Akan tetapi ada juga yang berhabitat di air tawar. Pada masa kini hewan spons dikenal senagai cabang sendiri dari metozoa daan dinamakan kelompok parazoa. Hewan ini melekat pada karang laut, pada kerangka-kerang kerang laut atau dibawah geladak lantai pelabuhan atau darmaga dan dipermukan batu-batuan perairan tawar.
Spongilla sp, diklasifikaikan sebagai berikut :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpSLyABehgUKMvpzToLy94CDmgkAcxGdhTUgh5yakxCFeeOK-BauacA0AJ0bCAg09I2Lh2Qwl7QR3xqDRSHtaaMBEe9ocuY7xI2fwcLicVhH01ENWfDjRijj_98kybXELS5RwKIuMPY5B9/s320/spongilla.jpgKingdom : Animalia
Phylum : Porifera
Kelas : Demospongiae
Ordo : Dictioceractida
Famili : Dicticeractidaceae
Genus : Spongilla
Species : Spongilla sp



Pada pengamatan karang diteteskan dengan HCl terlihat gambar yang rumit. Beberapa macam akson terlihat mesoglea (berwarna kuning). Mesoglea adalah substansi kental pada porifera untuk melindungi spikula. Juga ditemukan tetra akson, diakson, triakson dan monoakson. Akan tetapi yang lebih dominan adalah tetraakson dan monoakson. Dalm pengamatan ini , saya tidak mengetahui termasuk dalam kelas apa hewan yang termati dalam mikroskop ukuran 10 x 40. Dalam buku panduan yang sayapunya, ciri-ciri yang tersebut kurang jelas termasuk dalam spesies atau ordo apa dan kamipun lupa untuk menanyakan pada asprak.
Pengamatan selanjutnya yaitu pada hewan Makroskopi.  Scypha yang termasuk pada porifera air atau bertipe sycon. Tipe Sycon merupakan tipe saluran air yang ostiumnya dihubungkan dengan saluran air yang bercabang –cabang ke rongga-rongga sel koanosit. selanjutnya ,air bergerak menuju ke spongiosol dan akhirnya keluar melalui oskulum. ( lihat gambar b dibawan ini). Contoh: Scypha
Klasifikasi
Kingdom : Animalia
Phylum : Porifera
Class : Calcarea
Subclass : Calcaronea
Order : Leucosolenida
Family : Sycettidae
Spesies : Scypha sp
.
Hewan makrokopis selanjutnya adalh Leucosplenia sp. Tipe Ascon Yang berbentuk jamban bunga yang merupakan tipe paling sederhana dan dapat kita lihat suatu rongga sentral yang disebut spongiocoel atau paragaster yang berfungsi sebagai proses pengambilan mamakanan. Ujung atas dari jambangan terdapat lubang besar yang disebut osculum. Lubang itu merupakan pintu masuk aliran air yang menuju kedalam ronggaparagester. Leucosplenia sp merupakan kelas Calcarea memiliki spicules  yang terbentuk dari kalsium karbonat (CaCO3). Spicule-nya berbentuk jarum tajam dan bercabang 3 atau 4. Air yang masuk melalui pori atau ostium bergerak melewati saluran menuju rongga tubuh (spongiosol). Selanjutnya air keluar melalui oskulum. Contoh Leucosolenia.
Semua sponge air laut (marine sponge) termasuk dalam kelas ini. Contohnya Grantia (Scypha),Leucosolenia
Klasifikasi                              
Kingdom         : Animalia
Phylum            : Porifera
Class                : Calcarea
Subclass          : Calcaronea
Order               : Leucosolenida
Family             : Leucosoleniidae
Spesies            : Leucosolenia sp
Pengamatan pada hewan makroskopis yang ke tiga adalah Euplectella sp. Merupakan spesies dari Rhagon. Tipe Rhagon merupakan tipe saluran air yang paling komplek / rumit air yang masuk melalui pori atau ostium menuju kerongga –rongga bulat yang saling berhubungan. Air dari rongga mengalir menuju ke spongiosol dan akhirnya keluar melalui oskulum. Proses pengambilan zat-zat makanan terjadi dikamar(ruang) kecil yang berflagel yang terdapat dibagian tengah saluran. Flagel tersebut berasal dari koanosit yang melapisi dingsing kamar atau ruang tersebut.

Klasifikasi
Kingdom : Animalia
Phylum : Porifera
Family : Lyssacinosidea
Spesies : Euplectella sp
Pengamatan yang terakhir yaitu pada Filium Coelenterata, yaitu pada genus Hydro sp. Pengamatan ini dilakukan dengan meneliti eceng gondok yang sudah diawetkan. Hydra sp memiliki tubuh tubular dengan kaki perekat sederhana yang disebut basal. Hydra sp memiliki simetri radial. Hydra sp adalah hewan predator milik kelas Hydrozoa. Mereka dapat ditemukan di sebagian besar tercemar kolam air tawar, danau, dan sungai di daerah beriklim sedang dan tropis. Kelenjar sel-sel dalam basal mengeluarkan cairan lengket yang memungkinkan untuk sifat perekat. Hydra sp memiliki dua lapisan tubuh utama dipisahkan oleh mesoglea, suatu zat seperti gel. Lapisan luar adalah epidermis, dan lapisan dalam disebut gastrodermis tersebut. Sel-sel yang membentuk dua lapisan tubuh relatif sederhana.
 Pada Hydra sp ini memilki sebuah tentakel yang didalam beisi dengan nematokis atau racun, yang berfungsi sebagai pertahanan jika ada musuh. Jika Hydra sp cemas atau diserang, tentakel dapat ditarik kembali untuk tunas kecil, dan kolom tubuh sendiri dapat ditarik kembali pada lingkup gelatin kecil. Hydra sp umumnya bereaksi dengan cara yang sama terlepas dari arah stimulus, dan ini mungkin karena kesederhanaan dari jaringan saraf.


Kingdom: Animalia
Subkingdom: Eumetazoa
Phylum: Cnidaria
Class: Hydrozoa
Order: Anthomedusae
Family: Hydridae
Spesies: Hydra sp


VII. Kesimpulan 
Dari hasil pengamatan , maka dapat disimpulkan :
1.      Pada pengamatan spons terdapat satu akson atau disebut dengan monoakson
2.      Pada pengamatan karang terdapat beberapa akson yaitu: mesoglea, tetraakoon, diakson, monoakson, dan triakson.
3.      Pada hewan makrokopis Schypa sp tergolong dalam Sycon merupakan tipe saluran air yang ostiumnya dihubungkan dengan saluran air yang bercabang –cabang ke rongga-rongga sel koanosit.
4.      Pada Leucosolenia sp termasuk dalam tipe ascon merupakan tipe paling sederhana.
5.      Pada Makrokopis Eupectella sp tergolong dalam tipe Rhagon merupakan tipe saluran air yang paling komplek / rumit air yang masuk melalui pori atau ostium menuju kerongga –rongga bulat yang saling berhubungan.
6.      Dan pada Hydra sp memiliki struktur tubuh hydoteka, nematokis juga terdapat tentakel. Yang trgolong dalam kelas Hydrozoa.
Pertanyaan
1.      Jelaskan perbedaan yang tampak pada perlakuan pemberian HCL?
2.      Sebutkan ada berapa jenis spikula yang teramati?
Jawab
1.      Perbedaan yang tampaknya adalah kejelasan preparat saat diamati menggunakan mikroskop, adanya HCL membuat preparat nampak jelas dan terang.
2.      Ada empat spikula yaitu monoakson, diakson, triakson, dan tetraakson, mesoglea.

DAFTAR PUSATAKA
Asin,Maskoeri. 1984.Sistematik Hewan Invertebrata dan Vertebrata. Surabay: Sinar Wijaya.
Rusyana, adun.2011. Zoologi Invertertebrata. Bandung: Alfabeta.
Suriawiria, U. 1980. Mikrobiologi Umum. Bandung: FMIPA ITB
http://maritimku.blogspot.com/2009/03/tipe-tubuh-porifera.html Tgl akses 27 Oktober 2011. Pukul 23.00WIB